Ketahui Harga dan Tipe Sofa di Daerah Persewaan

Kiat Nonton Film di Bioskop Tanpa Ribet

Menyaksikan film di layar lebar sekarang sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak yang rela menyempatkan waktunya sebagian kali dalam satu bulan hanya untuk datang ke bioskop dan menyaksikan film-film terbaru baik dari dalam dan juga luar negeri.

Banyaknya film box office yang tayang di Indonesia menjadi salah satu alasan rajinnya orang-orang mendatangi bioskop. Supaya menonton bioskop terasa lebih nyaman dan menyenangkan, berikut beberapa kiat yang dapat kumparan (kumparan.com) rangkum untuk Anda.

1. Beli karcis online
Seiring berkembangnya teknologi, kini Anda tak perlu lagi sepatutnya seketika datang ke bioskop cuma untuk membeli tiket. Via fitur reservasi online yang kini tersedia di sebagian jaringan bioskop Indonesia, Anda bisa menerima karcis bioskop hanya melalui sentuhan jari.

2. Pilih seat yang asyik
Ketika menonton film di bioskop, banyak orang yang menghindari bangku di deret depan. Pasalnya, kecuali kurang nyaman untuk mata, posisi ini juga akan membikin leher Anda pegal. Sekiranya masih kosong, pilihlah tempat duduk di baris tengah supaya posisi layar dan suara bisa tertangkap dengan baik.

3. Pilih jam tayang yang sepi
Malas mendengar orang berdialog satu sama lain atau anak-buah hati menangis di tengah pemutaran film? Lebih bagus pilihlah jam tayang yang jarang didatangi oleh para penonton. Seumpama, untuk Anda yang bisa mengambil waktu di tengah minggu, Anda bisa memilih waktu di tengah minggu hal yang demikian dan menonton pada siang hari. Dijamin, satu bioskop serasa milik sendiri!

4. Beli camilan sebelum masuk teater
Ketimbang mulut diam saja saat menyaksikan film unggulan, jangan lupa untuk membeli camilan seperti popcorn dan juga minuman supaya ada yang dapat Anda nikmati dikala film berlangsung. Tetapi ingat, setelah selesai sampah makanannya jangan lupa dibuang ke daerah sampah, ya!

5. Manfaatkan berjenis-jenis promo menarik
Bagi Anda yang gemar menonton film di bioskop, Anda perlu mengecek berbagai promo menarik yang diberi. Seumpama, digibank by DBS memberikan penawaran menarik berupa bonus saldo M-Tix sebesar Rp 200.000, cuma dengan memasukan kode promo DIGIMTIX ketika melakukan pendaftaran digibank.

Tak hanya itu, untuk tiap pengisian ulang (top-up) M-Tix sebesar Rp 200.000, Anda juga berhak menerima saldo tambahan sebesar Rp 50.000. Menarik, bukan?

Baca Artikel Terkait Tentang Suka Bioskop

Berkeinginan Jadi Pengusaha Muda Sukses? Ini Ia Kuncinya!


 

 


Dirasa belum cukup menjadi pegawai. Banyak buah hati muda yang kini terinspirasi dan berharap memaksimalkan bakat dengan membuka bisnis. Kecuali sebagai wadah memandang kans, bisnis baru memberikan kans membuka lapangan kerja baru. Banyak pebisnis muda yang berhasil di semua dunia. Umpamanya saja Larry Page penemu Google dan Evan Spiegel penemu Snapchat. Dari dalam Negeri malah tak keok banyaknya kisah berhasil buah hati muda.

Andre Darwis sang pemilik KasKus, Yasa Singgih, dan Nabila Bawazier adalah sebagian kecil nama anak muda Indonesia yang sanggup menampakkan daya saingnya dengan membuka bisnis yang kini sudah tenar. Tentu di benak kita pasti bertanya tanya bagaimana metode membangun usaha sehingga dapat menjadi berhasil seperti kini. Ketimbang cuma bertanya saja, ada pantasnya mencari tahu dan mempraktekkannya.

Ini ia 11 kunci dasar agar kita bisa menjadi sukses di usia muda:

1. Jiwa Semangat
Sebagai anak muda tentunya jiwa semangat sepatutnya ada dalam diri kita. Pupuk semangat itu sebelum Anda benar benar mengerjakan bisnis. Jiwa semangat menjadi salah satu elemen penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Bila kita terus motivasi, karenanya kesempatan dalam sebuah bisnis akan semakin besar. Anda akan menjadi orang yang senantiasa tidak takut jatuh dan akan bangkit lagi jikalau mengalami kegagalan di tengah jalan.

2. Lakukan Kesibukan yang Berimbas Besar
Konsentrasi kepada hal hal yang benar-benar berhubungan dengan bisnis. Kalau memang berkeinginan sukses dengan bisnis Anda, maka lakukan hal hal yang memberikan dampak besar secara positif pada kemajuan bisnis Anda. Lupakan sementara seluruh hal yang cuma berkaitan dengan kebaikan diri Anda. Seandainya bisnis Anda sudah maju, maka Anda bisa mengoreksi diri dengan sendirinya.

Baca Juga : Kerja Keras Saja Tidak Cukup, Ini Cara Memaksimalkannya
3. Rela Melepas Masa Muda
Masa muda memang masa yang sangat susah untuk dilupakan. Masa yang tak mungkin diulang dan masa yang tepat untuk mencari jati diri. Karenanya dari itu jangan sia-siakan masa mudamu hanya dengan bermain dan berfoya foya. Bangun kekerabatan dan temukan kesempatan besar yang bisa dibuat pundi-pundi uang. Dengan begitu Anda dapat menunjukkan bahwa masa muda Anda merupakan masa masa yang benar berkwalitas dan membanggakan.

4. Berani Menghadapi Risiko
Tiap-tiap usaha yang kita lakukan pasti ada naik turunnya. Pastikan Anda siap untuk menghadapi kegagalan dan senantiasa berani untuk mengambil risiko dari setiap keputusan yang diciptakan. Jangan pernah takut untuk belajar dari kegagalan yang Anda natural. Hal yang sepatutnya diingat yaitu, sebab Anda telah pernah mengalami sebuah kegagalan, maka hal itu menjadi pembelajaran yang luar umum. Anda dapat memperhatikan kekurangan dari bisnis Anda, dan tentunya Anda tak akan mengulang kekeliruan yang sama.

5. Jadikan Hobi Sebagai Bisnis
Hobi adalah sesuatu yang menjadi kegemaran sehingga kita lakukan berulang kali. Sekiranya hobi yang kita punya dapat mendatangkan uang, kenapa tak menjadikannya sebagai sebuah bisnis yang menyenangkan? Seandainya kita membuka bisnis yang bermula dari hobi, hal ini memungkinkan kita untuk menambah energi motivasi, karena kita menjalankan dua hal yang kita sukai secara berbarengan ialah hobi dan bisnis. Apabila Anda meniru komunitas dari hobi yang ditekuni, karenanya sebagai awal Anda tidak perlu repot repot untuk mencari target pasar dan mempromosikannya. Anda bisa menerapkan sahabat-teman yang memiliki hobi sama.

6. Penemuan Mencontoh Zaman
Sebuah bisnis haruslah mempunyai penemuan. Sekalipun telah mempunyai sasaran konsumen, namun Anda patut trampil mengamati kesempatan untuk membikin bisnis kian maju. Karenanya dari itu, piawai-pandai lah mengamati kesempatan di tiap-tiap zaman. Perkembangan zaman yang kian cepat lebih-lebih di bidang teknologi, menuntut Anda untuk terus memenuhi rasa keingintahuan dan konsumen yang senantiasa menunggu-nunggu pandangan baru baru apa yang akan dituangkan dalam bisnis Anda. Hal ini betul-betul semestinya diperhatikan jikalau target pasar Anda yaitu buah hati muda dan kalangan remaja, karena target pasar ini betul-betul mudah termakan oleh hal-hal baru yang timbul.

7. Konsisten Fokus
Konsentrasi terhadap bisnis yang dijalani dan dimaksimalkan akan menolong Anda untuk kapabel membuat bisnis maju dengan cepat. Banyak pebisnis lazim yang cepat puas, sehingga seandainya satu bisnis telah dirasa cukup baik, karenanya akan membuka bisnis yang baru lagi. Hal ini tak bagus sebab akan membikin pikiran Anda terpecah belah sehingga tak fokus untuk memajukannya. Memiliki hatilah, karena justru hal ini akan membikin bisnis Anda semrawut.

8. Ia Sifat Ulet
Pebisnis yang mempunyai sifat ulet telah dipastikan yakni orang yang visioner. Berkeinginan telah merancang dengan bagus masa depan bisnisnya dan menggantungkan cita-citanya dengan baik dan realistis. Dengan mempunyai agenda dan cita-cita, akan mensupport Anda untuk bendung dengan segala rintangan dan hambatan. Banyak pebisnis yang ‘kalah sebelum berperang’ karena sudah takut ketika memandang petunjuk-tanda kegagalan.

9. Mau Sebab Keras
Pakailah telah merelakan masa muda Anda, maka jangan sia-siakan hal hal yang demikian. Kalau segala energi yang Anda miliki untuk membuktikan bahwa bisnis ini dapat berjalanan dengan sebaik mungkin. Ibarat menabung, maka tabunglah daya Anda untuk bisnis. Niscaya keberhasilan dari bisnis yang Anda bangun akan diperoleh di masa depan.

10. Investasi Uang
Sekiranya telah memperoleh profit dari bisnis, jangan pesat puas dan jangan dengan mudah difoya-foyakan untuk hal yang belum tentu Anda butuhkan. Jatuh bangun bisnis pasti terjadi, karenanya dari itu pastikan Anda menyimpan uang dengan baik. Investasikan uang Anda untuk membangun bisnis itu menjadi lebih besar. Dengan seperti itu Anda tidak perlu mencari pemberi modal dengan dana yang besar dan mempunyai utang.

11. Ikuti Pola
Jika muda pasti masih berusaha mencari jati diri, sehingga tak heran bila mereka masih suka mengikuti tren apa yang ada saat itu. Rasa ingin tahu dan berkeinginan mencoba-coba yang baru tentu masih sungguh-sungguh tinggi dalam diri mereka. Bila memang sudah berambisi untuk membangun bisnis yang serius dikala muda, maka buang segala kemauan untuk mencoba coba popularitas yang ada, lebih bagus Anda langsung belajar dari banyaknya si kecil muda yang berhasil sebagai pengusaha.


Baca Artikel Terkait Tentang bananasville

Bisnis rumahsakit semakin naik di tengah loyonya skor rupiah


 

 


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walaupun rupiah masih loyo, tak demikian halnya dengan bisnis rumahsakit. Sejumlah pebisnis layanan kesehatan makin marak ekspansi bisnis sepanjang tahun ini. Mulai dari sekedar menambah jaringan rumahsakit sampai melantai di Bursa Efek Indonesia.

Bagi rumahsakit yang sudah melantai di bursa, ekspansi tambahan rumahsakit menjadi hal yang harus. Seperti PT Mita Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA). Berdasarkan Aditya Widjaja, Assistant Manager Management System Mitra Keluarga Karyasehat, pihaknya memang sudah menargetkan bakal membuka dua rumahsakit baru pada tahun ini. Letaknya di Gading Serpong dan Bintaro.

Royal Prima berharap akuisisi rumahsakit
Pengoperasian dua rumahsakit tersebut bakal menambah jumlah rumahsakit Mitra Keluarga yang saat ini ada 13 rumahsakit. Sejatinya, RS Mitra Keluarga Gading Serpong sudah bisa beroperasi pada bulan April yang lalu melainkan ada kendala. "Ada kendala tentang perizinan operasional sehingga wajib ditunda dan estimasi sudah bisa beroperasi akhir Mei ini atau paling telat permulaan Juni," katanya terhadap KONTAN, Senin (21/5).

Sedangkan untuk rumahsakit Mitra Keluarga Bintaro, ditargetkan sudah bisa selesai masa pembangunannya di akhir tahun ini. Adapun pengerjaan pembangunan dari rumahsakit anyar hal yang demikian sudah menempuh 65%.

Kecuali itu, Mitra Keluarga juga berencana membangun satu rumahsakit keluarga yang ditargetkan dapat beroperasi di tahun 2019. "Sasaran kami minimal tiap tahunnya bisa membuka satu atau dua rumah sakit hingga tahun 2022 nanti," tuturnya.

Adapun Rumahsakit Pondok Indah Group (RSPI Group) sejatinya juga tengah mempersiapkan rumahsakit keempat. Memang rencana pembangunan dari rumahsakit tersebut baru berlangsung tahun depan. "Saat ini masih tahap diskusi," tukas Yanwar Hadiyanto, Chief Executive Officer RSPI Group terhadap KONTAN.

Pembicaraan terkait soal lokasi dari rumahsakit tersebut sampai tipe rumahsakit yang bakal dibangun. Termasuk juga soal pembiayaan. Ia harapkan tahun ini juga sudah ada titik temu sehingga proyek hal yang demikian sudah dapat dibangun dan dapat beroperasi tahun depan.

Makanya, konsentrasi perhatian RSPI Group tahun ini yaitu mengembangkan layanan ke para pasien. Apalagi baru-baru ini, perusahaan tersebut sudah mengoperasikan layanan mobile berlabel RSPI mobile untuk memudahkan layaanan ke konsumen.

Menurut Yanwar, selama dua bulan aplikasi berjalan, tercatat telah diunduh 20.000 downloadan. Dari jumlah tesebut, rata-rata ada sebanyak 1.000 akun member yang online.

Berhubungan makin maraknya perusahaan rumahsakit yang mengerjakan initial pubilc offering (IPO), Yanwar tak berharap mengomentari hal hal yang demikian. Lantaran ia tak berkeinginan memberi berita lebih lanjut soal RSPI kemungkinan menjadi perusahaan terbuka.

Sedangkan untuk target pertumbuhan bisnis, dalam catatan KONTAN, perusahaan ini sejatinya membidik pertumbuhan 10% tahun ini.

Baca Artikel Terkait Tentang homety

Bisnis Perfileman di indonesia Penonton Meningkat, Film Bertambah


 

 


Bisnis.com, JAKARTA— Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) mengemukakan per November 2017 jumlah film yang sudah ditayangkan menempuh 90 film. Sebaliknya, film yang sudah diproduksi tapi belum memutuskan jadwal tayangnya jumlahnya di kisaran 20-30 film.

Hingga Selasa (5/12/2017), ia mengemukakan jumlah penonton telah menempuh 34 juta, atau berpotensi mengalahkan capaian jumlah penonton pada tahun lalu sebanyak 35 juta. Oleh sebab itu, ia berpendapat bahwa kondisi tahun depan akan sungguh-sungguh menarik bagi industri perfilman Indonesia.

Tapi, ia menekankan tingginya produktivitas insan perfilman sebagian tahun belakangan ini diakuinya belum paralel dengan pendapatan yang diterima. Fauzan menceritakan sekitar 75% film nasional tidak balik modal, meskipun hanya 25% film nasional yang sanggup meraup jumlah penonton cukup fantastis pada tahun lalu.

Elemen yang melatarbelakangi situasi kesenjangan hal yang demikian cukup berjenis-jenis mulai dari mutu film, film yang diproduksi tak memiliki segmen pasar, dan kurang promosi. “Secara artistik, film Indonesia banyak yang sudah diakui oleh dunia internasional, tapi bila bicara film ya semestinya bicara soal jumlah penonton,” tuturnya.

Mengutip data Aprofi, jumlah yang diproduksi pada 2016 mencapai 125 dengan capaian penonton 35 juta. Dari 125 film tersebut, hanya 10 film yang mampu mencatatkan jumlah penonton di atas 1 juta dengan peringkat pertama diduduki oleh Warkop DKI Part I (6,8 juta penonton).

Sepuluh besar box office hal yang demikian mempunyai kontribusi penjualan tiket hingga 75% dari total penjualan tiket pada tahun lalu. Sebaliknya, lebih dari 75% film nasional tak dapat mencapai 100.000 penonton.

Fauzan menerangkan 100.000 penonton seimbang dengan pendapatan senilai Rp1,5 miliar. Walaupun, biaya produksi film minimal mencapai Rp3 miliar-Rp5 miliar.

Sementara itu, Chand Parwez, Ketua Badan Perfilman Indonesia menambahkan masih banyak film nasional yang tak punya penonton. Namun ini dapat diistilahkan bahwa strategi marketing yang tak sukses, promosi tidak ideal sasaran, atau kualitas film rendah.

“Melainkan, ada juga film yang bermutu yang justru tidak mendapatkan apresiasi dari penonton. Tidak kira dalam hal ini penonton juga semestinya diberikan edukasi untuk menghargai film-film dengan bobot positif,” katanya.

Dalam rentang panjang, ia meyakini prospek pertumbuhan industri perfilman Indonesia masih signifikan karena pasar Indonesia masih benar-benar luas dan banyak konten film yang belum digali oleh insan perfilman Tanah Air.

Dia cuma itu, pertumbuhan industri perfilman nasional diakuinya juga membutuhkan dukungan dari pemerintah. “Selama ini yang jalan cuma pihak swasta, namun jarang pemerintah yang menganggap bahwa film adalah bisnis yang merepresentasikan identitas bangsa,” tekannya.

mencontohkan perizinan lokasi untuk produksi film seringkali dipersulit. Tapi ini menggambarkan bahwa pemerintah masih belum serius dalam memperhatikan film sebagai bagian yang kapabel berkontribusi terhadap ekonomi bangsa.


Baca Artikel Terkait Tentang Drama Korea

Bisnis rumahsakit semakin naik di tengah loyonya skor rupiah


 

 


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sedangkan rupiah masih loyo, tidak demikian halnya dengan bisnis rumahsakit. Sejumlah pebisnis layanan kesehatan makin marak ekspansi bisnis sepanjang tahun ini. Mulai dari sekedar menambah jaringan rumahsakit hingga melantai di Bursa Efek Indonesia.

Bagi rumahsakit yang sudah melantai di bursa, ekspansi tambahan rumahsakit menjadi hal yang patut. Seperti PT Mita Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA). Berdasarkan Aditya Widjaja, Assistant Manager Management System Mitra Keluarga Karyasehat, pihaknya memang telah menargetkan bakal membuka dua rumahsakit baru pada tahun ini. Lokasinya di Gading Serpong dan Bintaro.

Royal Prima berharap akuisisi rumahsakit
Pengoperasian dua rumahsakit hal yang demikian bakal menambah jumlah rumahsakit Mitra Keluarga yang ketika ini ada 13 rumahsakit. Sejatinya, RS Mitra Keluarga Gading Serpong telah bisa beroperasi pada bulan April yang lalu tapi ada kendala. "Ada kendala perihal perizinan operasional sehingga semestinya ditunda dan estimasi telah dapat beroperasi akhir Mei ini atau paling terlambat permulaan Juni," katanya terhadap KONTAN, Senin (21/5).

Meskipun untuk rumahsakit Mitra Keluarga Bintaro, ditargetkan telah dapat selesai masa pembangunannya di akhir tahun ini. Adapun progres pembangunan dari rumahsakit anyar hal yang demikian telah mencapai 65%.

Selain itu, Mitra Keluarga juga berencana membangun satu rumahsakit keluarga yang ditargetkan dapat beroperasi di tahun 2019. "Sasaran kami minimal setiap tahunnya bisa membuka satu atau dua rumah sakit sampai tahun 2022 nanti," tuturnya.

Adapun Rumahsakit Pondok Menawan Group (RSPI Group) sejatinya juga tengah mempersiapkan rumahsakit keempat. Memang agenda pembangunan dari rumahsakit tersebut baru berlangsung tahun depan. "Saat ini masih tahap diskusi," tukas Yanwar Hadiyanto, Chief Executive Officer RSPI Group kepada KONTAN.

Pembicaraan berhubungan soal lokasi dari rumahsakit hal yang demikian hingga tipe rumahsakit yang bakal dibangun. Termasuk juga soal pembiayaan. Dia harapkan tahun ini juga telah ada spot temu sehingga proyek hal yang demikian telah bisa dibangun dan bisa beroperasi tahun depan.

Makanya, konsentrasi perhatian RSPI Group tahun ini merupakan mengembangkan layanan ke para pasien. Apalagi baru-baru ini, perusahaan tersebut sudah mengoperasikan layanan mobile berlabel RSPI mobile untuk mempermudah layaanan ke konsumen.

Menurut Yanwar, selama dua bulan aplikasi berjalan, tercatat sudah diunduh 20.000 download-an. Dari jumlah tesebut, rata-rata ada sebanyak 1.000 akun anggota yang online.

Berkaitan makin maraknya perusahaan rumahsakit yang melaksanakan initial pubilc offering (IPO), Yanwar tidak ingin mengomentari hal tersebut. Lantaran dia tak ingin memberi berita lebih lanjut soal RSPI kemungkinan menjadi perusahaan terbuka.

Padahal untuk sasaran pertumbuhan bisnis, dalam catatan KONTAN, perusahaan ini sejatinya membidik pertumbuhan 10% tahun ini.

Baca Artikel Terkait Tentang www.homety.info

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15